Kamis, 05 November 2015

Pembentukan Pengurus Cabang

Pemuda Adat Mentawai perlu membangun sinergik antar pemuda dalam rangka mengembangkan keorganisasian diseluruh wilayah Mentawai. Oleh karena itu Pengurus tingkat Kabupaten harus sudah memikirkan pembentukan pengurus cabang ditingkat Kecamatan dan Desa sebagai wadah pengorganisasian ditingkat bawah. Secara prinsip munculnya pergerakan Pemuda Adat itu ada ditingkat bawah, sedangkan pengurus Kabupaten sebagaai promotor dan fasilitator pergerakan Pemuda Adat Mentawai.

Manfaat adanya pengurus ditingkat kecamatan dan desa adalah memudahkan interaksi pemuda adat dengan masyarakat adat yang ada di desa-desa/dusun. Kemudian mempermudah menginpentarisasi kebudayaan serta aturan adat. Kemudian menjadi basis dalam semua kegiatan yang dilaksanakan Pemuda adat Mentawai.

Kelemahan dari pada pembentukan pengurus ditingkat kecamatan dan desa adalah tidak seimbangnya informasi karena bersifat hirarki. Kemudian Pengurus kecamatan tidak akan berfungsi karena kegiatan masyarakat adat ada di tingkat desa/dusun.

Solusinya bahwa pengurus ditingkat Kabupaten harus memiliki kapasitas administrasi yang kuat serta kemampuan melaksanakan kegiatan secara partisipatif agar pengurus kecamatan juga mendapatkan bagian tugas. Kemudian perlu dibuat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Pemuda Adat Mentawai yang bersifat pleksible.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar